<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/2.7.1" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>arsitektur.net</title>
	<link>http://arsitektur.net</link>
	<description>jurnal teori dan desain arsitektur</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 00:17:15 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Cerita Dua Sisi: Membangun Narasi melalui Pembalikan Urutan Proses</title>
		<description>&#62;&#62; Kembali ke Volume 5 No. 3 (2011)

Elita Nuraeny

Cerita dua sisi ini diawali dari pemahaman proses mengikat tali sepatu. Dua narasi dibangun berdasarkan hasil eksperimen dalam membalik proses yang dilakukan untuk mengikat tali sepatu. Dari sekian banyak cara mengikat tali sepatu, saya menemukan persamaan, yaitu tali harus membentuk loop untuk ...</description>
		<link>http://arsitektur.net/volume-5-no3-2011/narasi-dua-sisi</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mobius Barbie House</title>
		<description>&#62;&#62; Kembali ke Volume 5 No. 3 (2011)

Nur Fatina Risinda

Bermain Barbie atau bermain boneka merupakan hal yang umum bagi anak-anak, begitu pula dengan permainan yang bernama rumah-rumahan, baik kita sendiri yang memainkan atau dengan menggunakan media seperti boneka. Sering kali, anak kecil memainkan Barbienya seolah-olah ia memiliki rumah, dan ia ...</description>
		<link>http://arsitektur.net/volume-5-no3-2011/morbius-barbie-hous</link>
			</item>
	<item>
		<title>Semut dalam Labirin</title>
		<description>&#62;&#62; Kembali ke Volume 5 No. 3 (2011)

Belonia P. Utami

Tulisan ini merupakan adaptasi dari pemikiran Rem Koolhaas mengenai asimetri dan hal-hal non linear, “asymmetry, nonlinearity, and the miracle and undeniability] of indeterminate and spontaneously emerging material qualities” (Smith, 2011).  Salah satu karyanya adalah Seattle Center Public Library yang menjadi ...</description>
		<link>http://arsitektur.net/volume-5-no3-2011/semut-dalam-labirin</link>
			</item>
	<item>
		<title>Black Box: Eksplorasi Elemen Visual dan Gerak pada Ruang</title>
		<description>&#62;&#62; Kembali ke Volume 5 No. 3 (2011)

Nurrangsi Adzani

Tulisan ini membahas mengenai penggunaan metode dalam sebuah desain dan sejauh mana potensi pengembangan metode tersebut dapat diterapkan kembali. Metode desain yang dipelajari secara mendalam berasal dari sebuah instalasi sculpture karya seorang seniman bernama Richard Serra. Serra adalah seorang seniman asal Amerika ...</description>
		<link>http://arsitektur.net/volume-5-no3-2011/black-box-eksplorasi-elemen-visual-dan-gerak-pada-ruang</link>
			</item>
	<item>
		<title>Understanding the Metaspaces of Street Vendors in the Cities: Temporality, Strategies and Tactics</title>
		<description>&#62;&#62; Kembali ke Volume 5 No. 3 (2011)

Yandi Andri Yatmo & Paramita Atmodiwirjo
Originally published in the Proceedings of 10th International Conference on Quality in Research (QIR), Faculty of Engineering, University of Indonesia, 4-6 December 2007. 

Abstract
One of the commonly emerged issues in many cities is the existence of unplanned and ...</description>
		<link>http://arsitektur.net/volume-5-no3-2011/metaspaces-of-street-vendors</link>
			</item>
	<item>
		<title>O&#8217;Mighty Green</title>
		<description>&#62;&#62; Kembali ke Volume 5 No. 3 (2011)

Beatriz Ramo

Sustainability currently shares many qualities with God; supreme concept, omnipotent, omnipresent, and omniscient; creator and judge, protector, and (...) saviour of the universe and the humanity. And, like God, it has millions of believers. Since we humans are relatively simpleminded and suspicious ...</description>
		<link>http://arsitektur.net/volume-5-no3-2011/o-mighty-green</link>
			</item>
	<item>
		<title>Adapting</title>
		<description>&#62;&#62; Kembali ke Volume 5 No. 3 (2011)

Yandi Andri Yatmo dan Paramita Atmodiwirjo

Gagasan adapting menjelaskan terjadinya proses penyesuaian dalam berarsitektur yang terjadi secara terus-menerus. Setiap tahapan dalam berarsitektur, mulai dari proses pemikiran, eksplorasi, perwujudan hingga okupansi mengandung berbagai bentuk adaptasi yang saling mempengaruhi dan memberikan kontribusi dalam terwujudnya sebuah arsitektur. ...</description>
		<link>http://arsitektur.net/volume-5-no3-2011/adapting</link>
			</item>
	<item>
		<title>Bermain Jari</title>
		<description>&#62;&#62; Kembali ke Volume 5 No. 2 (2011)

Austronaldo F.S

Metode Knot Architecture pada Mercedes-Benz Museum Stuttgart


Mercedes-Benz Museum merupakan salah satu museum terbesar di dunia yang dibuka pada bulan Mei 2006 yang menyimpan koleksi lebih dari 160 mobil dengan merek Mercedes-Benz dari tahun 1886.  Interior bangunan ini dibangun berdasarkan prinsip double ...</description>
		<link>http://arsitektur.net/2011-2/penerapan-metode-knot-architecture-un-studio-dalam-permainan-jari</link>
			</item>
	<item>
		<title>Menyelami Refleksi Hubungan Alam dan Ruang Diri</title>
		<description>&#62;&#62; Kembali ke Volume 5 No. 2 (2011)

Talisa Dwiyani

Memahami Gagasan Primitive Future

Bagi Sou Fujimoto, seorang arsitek muda Jepang, alam selalu hadir dan menjadi bagian dari lingkungan dimana kita berpijak. Manusia membuat segala sesuatu untuk mempermudah, mempercepat, dan membantu dirinya untuk terus menjadi lebih baik dalam hal apapun. Segala benda-benda artificial ...</description>
		<link>http://arsitektur.net/2011-2/primitive-future</link>
			</item>
	<item>
		<title>Passion dalam Segulung Sushi</title>
		<description>&#62;&#62; Kembali ke Volume 5 No. 2 (2011)

Mikhael Johanes

Ketika mendengar kata “sushi” orang akan berpikiran mengenai jenis makanan yang menggunakan ikan mentah sebagai bahan dasarnya. Sushi merupakan kuliner Jepang yang cukup menarik untuk disimak karena presentasi dan rasanya yang unik. Sushi  memiiki banyak kategori, yang paling sering dijumpai di ...</description>
		<link>http://arsitektur.net/2011-2/transformasi-pola-ruang-dalam-gulungan-sushi</link>
			</item>
</channel>
</rss>

