Volume 03 No.3 – Metode & Mekanisme

ISSN 2085-7810
01.
Editorial: Eksplorasi Metode dan Mekanisme, Upaya Menuju Praktek Desain Kreatif - Yandi Andri Yatmo & Paramita Atmodiwirjo

Wacana dalam edisi ini merupakan kelanjutan dari diskusi tentang re-reading dalam arsitektur sebagai salah satu upaya berpikir kritis menuju kreativitas dalam berarsitektur. Edisi yang lalu telah memuat sejumlah tulisan tentang berbagai upaya re-reading terhadap karya arsitektur dan proses berarsitektur. Kali ini kami menampilkan sejumlah tulisan berkisar tentang pemaknaan kembali berbagai gagasan arsitektur dan beragam aspek di dalam praktek perancangan.

Edisi kali ini menampilkan empat tulisan yang mengupas metode dan mekanisme yang dapat digali dari pendekatan desain yang dilakukan oleh Santiago Calatrava. Penjelajahan yang dilakukan oleh para penulis merupakan upaya memahami metode dan mekanisme yang berkembang dalam desain karya Calatrava, dan selanjutnya menggunakan kembali metode dan mekanisme tersebut dalam upaya kreatif menggagas sesuatu yang baru.

Annisa Seffiliya membahas mengenai anthropomethric translation sebagai sebuah mekanisme yang dilakukan oleh Calatrava dalam simplifikasi objek ke dalam esensi grafik, dan menggunakan mekanisme ini dalam yang disebutnya simplified Euclidean body geometry. ‘Master of Puppets’ Project yang menarik dari Achmad Zakiri merupakan pemahaman kembali mekanisme one point control the others. Tezza Nur Ghina mencoba mengupas mekanisme pembentukan geometri dalam Kuwait Pavilion dan menggunakan kembali metode tersebut. Nirwan Arfari membahas pendekatan movement-structure sebagai sebuah upaya membentuk geometri dalam Turning Torso.

Annisa SeffiliyaKeempat tulisan tersebut menunjukkan bahwa penjelajahan terhadap metode dan mekanisme yang pernah dilakukan dalam karya desain mampu membuka peluang pengembangan tanpa batas, tanpa harus terjebak pada peniruan bentuk secara literal ataupun metaforik. Pemahaman metode dan mekanisme menjadi sebuah titik berangkat pencarian kreativitas dalam pencarian arsitektur yang berupaya melihat ke dalam esensi dan landasan pembentukan sebuah gagasan. Maka praktek arsitektur kita pun semakin kaya dengan penjelajahan metode dan mekanisme, dan bukan semata pengolahan tampilan bentuk luar.

(baca lengkap ...)
unduh pdf
02.
Anthropomorphic Translation as a Way to Achieve Geometry: Simplifying Things to Its Graphical Essence - Annisa Seffiliya

Santiago Calatrava is an architect and engineer who paints, sculpts, designs furniture, and solves mathematical equations for fun. From the age of 16 to 30, he studied art, engineering, architecture, and math. After two or three years in professional practice, he won the competition to design the Stadelhofen Railway Station in Zurich. In this project all the traits of Calatrava’s personal style emerged fully formed–the dynamic geometries and the expressive structural elements.

unduh pdf
03.
One Point Control the Others - Master of Puppets - Achmad Zakiri

Santiago Calatrava Valls merupakan seorang arsitek berkebangsaan Spanyol- Valencia yang banyak memenangkan penghargaan sebagai arsitek, pematung, dan ahli struktur. Pada awalnya ia adalah seorang seniman pematung dan pelukis yang pada tahun 1990-an karyanya banyak dipuji-puji orang. Bagi saya, karya arsitek kelahiran 28 Juli 19512 ini banyak menggambarkan gaya futuristic high-end dengan detail teknis yang amat mengagumkan.

unduh pdf
04.
Membaca Proses Perancangan Calatrava melalui Geometri Kuwait Pavilion - Tezza Nur Ghina

Ada tiga hal yang menjelaskan sebagian karakteristik arsitektur Santiago Calatrava, yakni geometri, mekanik, dan statik (Tzonis dan Lefaivre, 1995). Geometrinya merupakan transformasi bentuk dari struktur yang melipat dan dapat terbuka. Dari segi mekanik, arsitekturnya memiliki ciri khas dengan membuat bagian-bagiannya dapat bergerak dari satu posisi ke posisi lain. Sedangkan dari segi statik, karya-karyanya tentu saja mengandalkan stabilitas atau kekokohan struktur. Namun Calatrava dianggap sebagai arsitek yang berani karena dapat membuat struktur yang terlihat tidak stabil. Selama ini arsitek beranggapan bahwa struktur sebuah bangunan harus stabil dan statis. Sedangkan Calatrava dapat membuat struktur yang dapat bergerak namun tetap stabil.

unduh pdf
05.
Movement & Structure: Eksplorasi Metode di balik Sketsa Calatrava “Turning Torso” - Nirwan Arfari

Dalam setiap pekerjaan mendesainnya, Santiago Calatrava senantiasa menggunakan sketsa dan patung (model). Ia beranggapan bahwa melalui kedua hal yang disebutnya sebagai domain tersebut, ia dapat membuat model secara konseptual dan physical sebelum direalisasikan ke dalam sebuah bentuk bangunan. Sehingga menjadi pertanyaan, ada apa di balik metode yang dipakai oleh Calatrava ini?

unduh pdf